Tingkatkan Ekonomi, Desa Tenjolaya Berdayakan Warga Melalui Ternak Ikan Lele

Editor:

Jabarekspres.com, BandungDesa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung mengalokasikan 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan melalui ternak ikan lele.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Tenjolaya, Eman Sulaiman. Dia berujar bahwa 20 persen dana desa itu sudah dianggarkan untuk budi daya ikan lele dan realisasinya tengah berlangsung.

Diketahui sebelumnya, Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 mengharuskan setiap desa menggunakan 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan, binatang dan nabati.

Perpres Nomor 104 Tahun 2021 itu memuat tentang rincian anggaran pendapatan dan belanja negara dengan tahun anggaran 2022.

“Sudah berjalan, alhamdulillah. Masih proses pembesaran (ikan lele) jadi belum panen,” kata Eman kepada Jabar Ekspres saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (1/7).

Dia menjelaskan bahwa pertimbangan mengucurkan 20 persen dana desa untuk budi daya ikan lele karena pengetahuan mengembang biakkan serta pemasarannya sudah dimiliki Desa Tenjolaya.

“Kebetulan pak Kades (Tenjolaya, Mamad) memang sebelum menjabat sudah lama beternak ikan lele dan sudah banyak warga yang ikut beternak juga,” ujarnya.

Karenanya, Eman melanjutkan, perputaran uang dengan 20 persen dana desa dipercaya dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekaligus perekonomian warga.

“Ternak ikan lele dikelola melalui kelompok tani di Desa Tenjolaya, dengan terus dikasih arahan dan edukasi oleh pak Kades tentang ternak ikan lele,” ucap Eman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.