Utang Garuda Membengkak karena Terlalu Banyak Beli Pesawat?

Editor:

JAKARTA – Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, ada kaitan antara penetapan tersangka Emirsyah Satar dan meningkatnya beban utang Garuda saat ini. Akar masalah Garuda adalah ekspansi pembelian pesawat baru yang tidak terukur.

”Jadi, saat Pak Emir menjabat, memang ada semacam pertanyaan tentang kemampuan Garuda dalam mengisi kursi-kursi penerbangan yang belum optimal. Apalagi dengan kedatangan pesawat baru kapasitas besar,” jelas Bima saat dihubungi Jawa Pos tadi malam.

Saat itu maskapai pelat merah tersebut juga membuka rute penerbangan Jakarta–London. Ditambah, promosi besar-besaran dengan menggandeng klub sepak bola Inggris, Liverpol FC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.