oleh

Merxdar dan Gagasan Solo Exhibition-nya

BANDUNG – Visual artist (seniman visual), Merxdar, memamerkan karyanya sepanjang dia ‘melukis’ dinding-dinding jalanan. Setelah terakhir sempat melakukan pameran tunggal (solo exhibition) pada 2019.

Tahun ini dengan tajuk No Excuse, Muhammad Erwin Ramadhan, sosok asli di balik karakter Merxdar, memperlihatkan sisi ciptaannya itu yang seringkali melukisi dinding tanpa permisi.

“Ide awalnya, ingin ngomong tentang tanggung jawab saya sebagai visual artist. Lalu bertajuk no excuse, mungkin Kurator, Trio Muharam, melihat Merxdar itu berkarya di jalanan dan tanpa permisi. Itu gagasan awalnya,” ucapnya kepada Jabar Ekspres, Selasa (21/6) malam.

Berbeda dengan gagasan yang berisi pesan. Merxdar tidak membawa apa-apa. Dia sekadar bersenang-senang.

“Mengesampingkan asa-asas art atau deskripsi yang memuai. Di sini hanya bertanggungjawab atas karya saya. Merespon yang ada,” ungkapnya.

“Dan menjadi playground baru, bagaimana caranya memanfaatkan suatu ruang menjadi ruang exhibition,” jelasnya.

Dia pun mengaku, sebenarnya, tak semua visual artist harus mengemban tanggungjawab. Erwin hanya merasa malu. Disaat dirinya menjadi visual artist, tetapi tidak memiliki movement yang dikeluarkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.