oleh

Wamenparekraf Tekankan Investasi di Bidang Ini untuk Cegah Krisis Sektor Pariwisata

Jabarekspres.com – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo menghadiri acara “UNWTO Ministerial Roundtable on Tourism Resilience through Innovation and Digitalization in Asia and the Pacific” di CROSSROADS Maldives.

Dalam acara tersebut Wamenparekraf menekankan pentingnya investasi di bidang teknologi untuk cegah krisis di sektor pariwisata. Menurutnya, dengan begitu percepatan pemulihan ekonomi tanah air dapat terwujud.

“Dampak dan risiko krisis ini dapat mengganggu jalannya kegiatan pariwisata dan bahkan membuat industri ini mundur selama beberapa tahun,” katanya.

Baca Juga:  Luhut Umumkan Tiket Candi Borobudur Naik, Wisatawan Lokal Rp750 Ribu, Wisatawan Asing 100 Dolar

“Jadi ketika kita berbicara tentang teknologi apa yang harus kita investasikan untuk meningkatkan ketahanan pariwisata, saya percaya kita harus mulai berinvestasi dalam pencegahan krisis,” sambungnya.

Sebab, dia mengatakan pencegahan lebih baik daripada menyembuhkan. “Karena pencegahan lebih baik daripada penyembuhan atau pemulihan ketika krisis itu datang,” tuturnya.

Investasi di bidang teknologi ini dapat berupa sistem peringatan dini terhadap krisis alam di destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif.

Baca Juga:  Kawasan Braga Gencarkan Pembenahan Pariwisata di Masa Endemi

Selain itu juga perlu adanya pembangunan infrastruktur yang kokoh dan kuat guna mengantisipasi potensi bahaya.

“Tentu saja, teknologi platform komunikasi terintegrasi untuk dapat menyebarluaskan informasi secara efektif dalam menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.

Dalam menghadapi krisis perubahan iklim, Wamenparekraf Angela menjelaskan Kemenparekraf telah bekerja sama dengan pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi baru.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.