Politik Identitas Harus Dihilangkan dalam Koalisi Indonesia Bersatu

Dalam strtuktur KIB memang tidak memiliki kekuatan figure, Namun kekuatan KIB terletak pada struktur KIB yang memiliki komposisi lengkap.
Dalam strtuktur KIB memang tidak memiliki kekuatan figure, Namun kekuatan KIB terletak pada struktur KIB yang memiliki komposisi lengkap.
0 Komentar

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri Golkar, PPP dan PAN dibangun dengan kesepahaman untuk menghilangkan politik identitas.

Tujuan ini, sudah disampaikan oleh seluruh kader partai yang tergabung dala KIB sampai ke tingat bahwah.

Untuk calon Presiden (Capres), KIB pun akan mendukung Capres yang bisa menghilangkan politik identitas.

Baca Juga:Airlangga Hartarto Tegaskan KIB Akan Mengusung Capres dan Cawapres SendiriAirlangga Hartarto: Kondisi Inflasi Indonesia, Mei 2022 Relatif Stabil

‘’Jadi kesepahaman ini yang kita dorong dalam KIB agar politik Identitas dihilangkan,’’Kata Airlangga Hartarto ketika menghadiri dalam Rakerda DPD Golkar Jabar di Bogor, Jumat, Malam, (4/6)

Menko Perekonomian ini menilai, Koalisi yang dibangun bersama ini masih terbua untuk partai manapun, tapi harus memiliki kesepahaman yang sama yaitu menolak politik identitas.

“Jadi tentunya itu yang akan dorong dan itu pula yang membuat kita menandatangani kesepahaman. Jadi itu clear,” tutur Airlangga usai Silaturahim Nasional KIB, di Hutan Kota Plataran, Bogor Sabtu (4/6).

Ketika ditanya wartawan apakan KIB tetap akan memberikan tempat bagi calon yang pernah menggunakan politik identitas dalam pemilu, Airlangga Hartarto menjawab bahwa,

Jawaban Airlangga itu menegaskan soal munculnya pertanyaan apakah KIB tidak akan memberi tempat bagi calon yang pernah menggunakan politik identitas dalam pemilu, untuk membangun bangsa, tidak bisa dilakukan hanya satu golongan atau sendiri-sendiri.

Sesuai kesapakatan KIB sendiri akan terus berupaya mengikis polarisasi dan terbelah di masyarakat akibat dinamika politik.

Selain itu, untuk membangun bangsa membutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi.

Baca Juga:Pemerintah Swiss Akan Prioritaskan Pencarian Putra Ridwan KamilJadi Pembicara di ATxSummit, Airlangga Hartarto Beberkan Potensi Ekonomi Digital

‘’Kita manfaatkan seluruh potensi yang ada, kita manfaatkan seluruh komponen bangsa yang ada,” tegasnya.

Untuk itu, sesuai dengan tujuan kerja sama tiga parpol ini untuk saling mengisi.

Selain itu, membangunan bangsa Indonesia bisa terlaksana dan Indonesia menjelma menjadi negara hebat.

Di sisi lain, tidak bisa dibantah, terbentuknya kerja sama ketiga partai juga ingin menaikkan elektabilitas menjelang Pemilu 2024.

Airlangga Hartarto menambahkan, sejak dibentuknya kolaisi ini ada kenaikan elektabilitas.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman, ketiga parpol saat ini setara di dalam KIB.

Sehingga, manuver maupun pergerakan politik masing-masing parpol anggota harus diketahui oleh ketiga partai.

0 Komentar