JABR EKSPRES – Kasus hilangnya Nadira Azahra, mahasiswi Telkom University, masih menyisakan tanda tanya besar. Memasuki hari keenam sejak dilaporkan menghilang pada 30 Juni 2026, keberadaan mahasiswa tersebut belum juga diketahui, sementara proses pencarian terus dilakukan oleh keluarga bersama aparat kepolisian.
Di tengah upaya pencarian, keluarga justru dihadapkan pada beredarnya informasi yang menyesatkan di media sosial. Isu yang menyebut Nadira telah ditemukan di kawasan Majalaya dipastikan tidak benar dan hingga kini belum dapat dibuktikan.
Perwakilan keluarga, Budhi Purwana, menegaskan bahwa Nadira belum ditemukan. Ia meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa adanya konfirmasi dari keluarga maupun pihak berwenang.
Baca Juga:Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Sebelum Masuk Industri Besar2.616 Desa Masuk Identifikasi Ekspor, Kemendag Buka Jalan Produk Lokal Tembus Pasar Global
“Sampai sekarang Nadira belum ditemukan. Informasi yang menyebut Nadira sudah berada di rumah tantenya di Majalaya adalah kabar yang tidak benar,” ujar Budhi, Minggu (5/7/2026) malam.
Menurut Budhi, kabar tersebut berawal dari pesan yang disampaikan seorang pendengar salah satu stasiun radio di Bandung. Dalam pesannya, orang tersebut mengaku memperoleh gambaran melalui “terawangan” yang menyebut Nadira berada di rumah kerabatnya di Majalaya dalam kondisi selamat.
Namun, informasi yang bersifat dugaan tersebut kemudian berkembang menjadi narasi seolah-olah Nadira benar-benar telah ditemukan. Penyebaran informasi yang tidak akurat itu pun dengan cepat meluas di berbagai platform digital.
“Kami sudah menghubungi orang yang menyampaikan informasi tersebut. Yang bersangkutan menjelaskan bahwa itu hanya hasil terawangannya, bukan fakta di lapangan. Sayangnya, informasi itu kemudian dipersepsikan sebagai kabar yang benar dan akhirnya menyebar luas,” jelasnya.
Budhi mengungkapkan, keluarga sempat berharap kabar tersebut benar sehingga memberikan secercah harapan di tengah pencarian yang masih berlangsung. Namun setelah dilakukan penelusuran, informasi tersebut sama sekali tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kondisi itu, lanjutnya, justru menambah tekanan emosional bagi keluarga yang hingga kini masih menanti kepastian mengenai keberadaan Nadira.
Karena itu, pihak keluarga mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mereka juga berharap media massa dapat membantu menyampaikan perkembangan yang akurat agar tidak memunculkan kebingungan di tengah publik.
