“Saya melihat bahwa Sunday memiliki pasar dan pelayanan InsurTech yang terintigrasi dan juga didukung oleh sepenuhnya oleh data, teknologi maupun perusahaan asuransi maka Sunday berada satu langkah didepan para kompetitornya.” kata Vinia Lestianti Erwin, Chief of Business Development and Partnership Officer of Sunday.
“Kami melakukan peningkatan usaha dengan sangat cepat dan ber-komitmen untuk melakukan ekspansi yang besar pada tahun 2022. Indonesia adalah salah satu pasar asuransi yang sangat cepat pertumbuhannya di ASEAN dengan berbagai peluang yang tersedia,” katanya.
“Kami percaya bahwa produk kami, teknologi dan kemampuan ‘data science’ yang ada ditambah dengan pengalaman dan pemahaman Vinia yang mendalam akan pasar lokal di Indonesia akan menjadi kekuatan yang luar biasa”.
Baca Juga:Zulkarnaen Effendi Angkat Suara Soal Vonis Adam DamiriSiap-siap! Koperasi dan UKM di Jabar Akan Segera di Lakukan Pendataan
“Kolaborasi dengan Vinia akan memberikan solusi pembeda yang sangat dibutuhkan dalam memperkecil celah antara asuransi kesehatan yang terjangkau dan asuransi umum yang ada saat ini”.
“Kami sangat bersemangat menyambut Vinia untuk bergabung sebagai bagian dari percepatan pertumbuhan kami” kata Cindy Kua, CEO & Co-Founder of Sunday.
Sunday menyelesaikan putaran Series B di September 2021, dimana mereka mendapatkan beberapa investor baru seperti Tencent, Vertex Growth, Granite Oak, dan Aflac Ventures.
Investor lain yang sudah lebih awal bergabung adalah SCB 10X, Vertex Ventures, Quona Capital, dan Z Ventures. Hingga hari ini, Sunday telah mampu meraup total investasi sebesar 75 juta USD.
“Saya ingin melihat Sunday terkembang menjadi pemain utama di industri asuransi Indonesia, khususnya bisnis insurtech, melalui pelayanan yang inovatif dan personal yang dapat menjangkau dan memenuhi kebutuhan konsumen.” tambah Vinia. (win)
