Sekda Jabar: Peningkatan Delta IPM Lebih Menunjukkan Kinerja

Sekda Jabar: Peningkatan Delta IPM Lebih Menunjukkan Kinerja
Sekda Herman Suryatman. (dok Humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sekda Herman Suryatman turut membela terkait situasi Indeks Kualitas Hidup Baik Jawa Barat. Menurutnya, peningkatan delta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) justru menunjukkan arah positif.

Herman mengakui bahwa secara kumulatif bahwa IPM Jawa Barat memang belum terbaik secara nasional. “Yang terbaik secara nasional itu DKI Jakarta, Yogyakarta, ataupun Kepulauan Riau,” cetusnya, Senin (10/8/2026).

Namun demikian jika ditelaah lebih dalam, tren peningkatan IPM Jawa Barat menunjukkan arah yang positif. Dari sisi peningkatan deltanya, Provinsi Jawa Barat tertinggi.

Baca Juga:193 Warga Terima BSPS, DPUTRLH Tasikmalaya Tegaskan Bantuan Harus Tepat SasaranJawa Barat Tak Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kualitas Hidup Baik, Ini Respons Dedi Mulyadi

Misalnya pada satu tahun terakhir, secara year-on-year (yoy) dari 2024 ke 2025 meningkat 0,98 poin atau dari 74,92 poin ke 75,90 poin. “Jadi peningkatannya paling tinggi di Indonesia,” sebutnya.

Menurutnya kenaikan delta yang positif itulah yang justru diperhitungkan. “Untuk mengukur kinerja penanganan IPM, yang harus dilihat adalah peningkatan delta. Karena kalau kumulatif memang sebelumnya juga sudah seperti itu,” katanya.

Tren kenaikan itu dinilai lebih menunjukkan upaya perubahan. “Itu representasi kinerja daerah dalam penanganan IPM, ” cetusnya.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pada 2025 mencapai angka 75,90 poin. Capaian tersebut sekaligus mencatatkan pertumbuhan tertinggi dalam lima tahun terakhir, yakni sebesar 1,31 persen pada 2025. Secara rata-rata, pertumbuhan IPM Jawa Barat selama periode 2021–2025 mencapai sekitar 0,99 persen per tahun.

Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati menyatakan, percepatan pertumbuhan IPM tersebut didukung oleh peningkatan pada seluruh komponen pembentuknya, yakni Umur Harapan Hidup (UHH), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Harapan Lama Sekolah dan Pengeluaran Riil Perkapita.

Di antaranya, UHH Jawa Barat mencapai 75,53 tahun pada 2025. Artinya bayi yang lahir pada tahun 2025 diperkirakan dapat hidup hingga berumur 75,53 tahun.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 0,37 tahun dibanding UHH tahun 2024 atau mengalami percepatan pertumbuhan sebesar 0,49 persen dibanding tahun sebelumnya. Selama periode lima tahun terakhir (2021-2025), UHH mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 0,39 persen per tahun. (son)

0 Komentar