Tragis, Empat Orang Tewas Tersetrum Bersama di Kamar Mandi

Ilustrasi Empat orang tewas di dalam kamar mandi karena tersetrum (pixabay)
Ilustrasi Empat orang tewas di dalam kamar mandi karena tersetrum (pixabay)
0 Komentar

JAKART – Kisah tragis menimpa sebuah keluarga di Jakarta, dalam satu waktu dan tempat yang sama harus kehilangan tiga orang anggota keluarganya beserta satu orang baby sitter. Empat orang ini tewas karena tersetrum listrik didalam kamar mandi.

Empat orang yang tewas mengenaskan tersebut terdiri atas ayah, ibu, bayi dan seorang baby sitter.

Keempatnya tewas kesetrum listrik di dalam kamar mandi, saat sedang memandikan bayi.

Baca Juga:Bentuk Karakter dan Prilaku Baik, Unjani Gelar PPAK Bagi Mahasiswa BaruGadis Remaja Hilang Setahun, Keluarga Janjikan Rp5 Juta Bagi yang Bisa Menemukan

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah di Jalan Pulomas Barat 12, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu 20 Maret 2022, sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari keterangan salah seorang keluarga, Fauziah, yang merupakan adik dari salah satu korban yakni baby sitter yang bekerja di keluarga tersebut yang juga turut tewas dalam peristiwa tersebut.

Dia mengatakan selain kakaknya, korban lainnya adalah sepasang suami-istri dan juga bayi.

“Ibunya sedang mandiin anaknya, susternya nolongin, bapaknya nolongin. Bayinya kurang lebih usia dua tahun,” kata Fauziah, Minggu, 20 Maret 2022.

Fauziah menambahkan kakaknya yang bernama Suratni itu tengah berusaha menolong, namun ikut menjadi korban tersetrum aliran listrik yang belum diketahui asalnya.

Fauziah mengatakan mendiang kakaknya tersebut sudah bekerja sebagai pengasuh bayi pihak keluarga korban sekitar dua tahun.

“Baby sitter sama bapak mau nolongin, ternyata lengket-lengketan. Menempel semua (korban), ini sudah dilepasin,” ujar Fauziah.

Baca Juga:Nekat! Tersangka Cabuli Dua Anak Perempuan Dibawah UmurAkun Medsos Ibu yang Gorok Anak Di Banjiri Komentar Netizen, Banyak yang Salahkan Suaminya

Dia mengatakan jenazah keempat korban baru dapat dievakuasi sekitar pukul 21.46 WIB. Jenazah Suratni rencananya langsung dibawa ke kampung halaman di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah untuk dimakamkan.

“Mau dibawa pulang langsung,” ujar Fauziah. (fin/rit)

 

0 Komentar