Panglima Santri Geram dengan Pendeta Saifudin yang Sebut Ponpes Produk Radikal

Panglima Santri Jabar Geram dengan Stemen Pendeta Saifudin yang Mengusulkan Menghapus 300 Ayat AlQuran dan Ponpes Disebut Produk Radikal
Panglima Santri Jabar Geram dengan Stemen Pendeta Saifudin yang Mengusulkan Menghapus 300 Ayat AlQuran dan Ponpes Disebut Produk Radikal
0 Komentar

“Untuk mempelajari 12 fan ilmu Islam itu di pesantren saya butuh 12 tahun. Dan selama 12 tahun itu tidak bisa dengan mandiri, harus ada sampingan ilmu yang lain,” sebut Pak Uu.

“Karena Al Qur’an adalah kitab suci yang sangat luar biasa,  jadi orang yang menafsirkannya pun jangan orang yang biasa-biasa, harus orang yang luar biasa (ilmu agamanya),” imbuhnya.

Untuk itu, Sebagai Wakil Gubenur Jabar, Uu berharap agar umat islam khususnya di Jawa Barat agar tidak terprovokasi dengan stetmen pendeta Saifudin itu.

Baca Juga:Yana Mulyana Klaim Banjir Cepat Surut dan Tidak Separah Tahun SebelumnyaPermasalahan Banjir di Kota Bandung Masih Terjadi, Begini Solusinya

‘’Masyarakat juga diminta lebih kritis lagi dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya pada penjelasan pendeta Saifuddin yang dinilainya sudah menyakiti hati muslim,’’kata dia.

“Tolong jangan menghina kitab suci kami, karena ini akan membuat luka hati umat mayoritas. Umat yang baik adalah umat yang menjaga agamanya sendiri,’’pungkas Uu. (red).

0 Komentar