Putin Membatasi Aktivitas Media-Media Asing di Rusia

Editor:

Jabarekspres.com – Putin pada Jumat kemarin telah menandatangani undang-undang yang akan menjerat para penyebar “berita tidak benar” mengenai tentara Rusia, dilansir dari The Moskow Times, Sabtu (05/03/2022).

Presiden Rusia itu menandatangani undang-undang yang akan memungkinkan denda atau hukuman penjara sebagai reaksi atas sanksi bertubi-tubi yang diberikan negara-negara Barat.

Orang nomor satu di Rusia itu menetapkan peraturan yang telah diadopsi oleh anggota parlemen pada hari Jumat. Peraturan tersebut memuat hukuman penjara selama 15 tahun bagi mereka yang menyebarkan berita palsu mengenai tentara Rusia ketika Kremlin terus mendorong invasinya ke Ukraina.

Setelah Putin mengumumkan perang dengan Ukraina, suara protes dan kritis langsung datang dari berbagai arah untuk menentang keputusannya itu.

Adapun kabar terakhir menyebutkan bahwa Rusia telah membatasi akses bagi media-media asing seperti BBC dan media lainnya.

Tidak hanya itu, salah satu negara adidaya itu juga telah memblokir media sosial Facebook sebagai respon atas peruncingan sanksi yang telah dilakukan perusahaan Meta sebelumnya.

Media-media lokal di sana mengumumkan bahwa mereka untuk sementara akan berhenti memberitakan tentang Ukraina demi melindungi wartawan mereka. Sementara itu, BBC pun mengumumkan untuk mengehentikan aktivitas jurnalistik di Rusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *