GARUT – Diduga karena korsleting listrik, menyebabkan atap gedung aula kantor Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, yang berada di Jalan Alun-Alun Cibatu terbakar, pada Selasa (22/22).
Hal tersebut diungkapkan Petugas Satpol PP Kecamatan Cibatu, Aep Saepudin yang menduga penyebab sementara kebakaran aula kantor kecamatan itu karena korsleting listrik.
Menurut Aep, api mulai terlihat pada pukul 02.15 WIB. Saat itu langsung dilakukan pemadaman oleh petugas piket kecamatan di bantu oleh beberapa warga.
Baca Juga:Kodam III/Slw Ciptakan “Filter Nusantara” Hadapi Perang DaratDalam Sebulan, 30 Bencana Alam Terjadi di Cianjur
Setelah kehadiran dinas pemadam kebakaran, api akhirnya berhasil dipadamkan pada jam 03.15 wib.
“ Sementara bekerjasama dengan Dinas Damkar pada waktu pemadaman itu beres sekitar pukul 3.15 menit WIB, setelah itu Mungkin barang-barang kerusakan langsung dilaporkan ke Kabupaten,” ujarnya saat diwawancarai di pos Cibatu.
Aep menyebutkan, untuk memadamkan api yang melalap habis atap gedung yang terbakar tersebut, dia melihat ada tiga unit mobil pemadam yang dikerahkan.
Terpantau di lapangan, objek di kecamatan Cibatu yang terbakar hanya aula rapat kecamatan. Api tidak sempat merembet ke gedung yang lain.
Saat ini kata Aep, pihaknya tengah melakukan pembersihan dan pengumpulan barang yang rusak terbakar. Kerugian sementara ditaksir sebesar Rp100 juta.
Dari kejadian ini Aep berharap agar pemasangan jaringan listrik di kantor kecamatan harus secara baik agar kejadian ini tidak lagi terulang di kemudian hari
Kepala Bidang Operasi dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran Garut Syam Sumaryana mengatakan api sudah berhasil dipadamkan, meski begitu petugas tetap siaga untuk memastikan kembali kondisi di lokasi kejadian sudah aman.
Baca Juga:Pedagang Tahu Tempe di Tasik Tak Ikut Mogok, Ini SebabnyaWagub Jabar Bantu Ponpes Miftahul Khoirot yang Terbakar
Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, apalagi kebakaran tidak mengenal waktu dan tempat, dan sifatnya akan menimbulkan kerugian harta benda, bahkan nyawa.
“Periksalah secara rutin dan berkala setiap barang, benda kelistrikan, dan perapian, bahkan barang yang mudah terbakar pun seperti jerami, kardus, kayu dan sejenisnya harus diperiksa dan diamankan,” kata Syam.
Setelah lokasi kebakaran dipastikan aman dari kobaran api, sejumlah petugas gabungan secara gotong royong membersihkan material bangunan yang terbakar. (rd/ant/rit)
