JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak seluruh masyarakat membudayakan kerja bakti membersihkan lingkungan secara rutin melalui gerakan korve setiap Selasa dan Jumat.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman.
Dadang mengatakan, gerakan korve telah menjadi agenda rutin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, desa, puskesmas hingga rumah sakit.
Baca Juga:Keluhan Percaloan dan Biaya Tambahan Bayangi Pelayanan SIM, Kinerja Satpas Polrestabes Bandung Jadi SorotanDeklarasi Laskar Biru Warnai HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Kota Bandung Gelar Aksi Bersih Sungai Citepus
“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Bandung tentunya sudah melaksanakan kegiatan rutin yaitu setiap hari Jumat dan Selasa mengadakan korve untuk membersihkan sampah di masing-masing lingkungannya, terutama di OPD, para camat, kepala desa, termasuk kepala puskesmas dan seluruh rumah sakit,” kata Dadang usai mengikuti kegiatan Indonesia Asri di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat (10/7/2026).
Ia berharap kebiasaan tersebut tidak hanya dilakukan oleh aparatur pemerintah, tetapi juga menjadi budaya di tengah masyarakat.
Karena itu, Dadang mengimbau seluruh warga Kabupaten Bandung ikut melaksanakan kerja bakti secara rutin di lingkungan masing-masing.
“Saya menghimbau kepada seluruh keluarga Kabupaten Bandung setiap Selasa dan Jumat untuk melaksanakan korve membersihkan sampah di lingkungannya masing-masing, karena kebersihan itu adalah pangkal kesehatan,” ujarnya.
Menurut Kang DS (KDS) sapaan akrabanya, sebelum melaksanakan kerja bakti, jajaran Pemkab Bandung juga rutin menggelar senam bersama sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran aparatur.
“Setiap hari Jumat rutin kita melaksanakan senam bersama. Selesai senam langsung korve untuk membersihkan sampah di lingkungan OPD masing-masing,” ucapnya.
Selain membersihkan sampah, KDS juga mengimbau agar daun-daun yang gugur tidak dibuang begitu saja, melainkan dikumpulkan dan dimanfaatkan menjadi kompos di sekitar pohon.
Baca Juga:Polres Tasikmalaya Gelar Razia, Pelanggar Disanksi Mengaji dan Diberi Nasihat tentang NyawaPKB Pertanyakan Anjloknya PAD BUMD Tasikmalaya, Kinerja PT Abhyakta dan Bank CIJ Jadi Sorotan
“Setiap daun yang jatuh kumpulkan dan jadikan kompos di pinggir pohon,” katanya.
Di akhir kegiatan, KDS mengapresiasi partisipasi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat yang terus menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, budaya hidup bersih akan berdampak langsung terhadap meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga Kabupaten Bandung atas partisipasinya. Semoga kebersihan ini, terutama pengelolaan sampah, dapat meningkatkan harapan hidup masyarakat Kabupaten Bandung yang menjadi salah satu indikator peningkatan IPM,” pungkasnya.
