Bagi Kelompok Rentan, Gejala Omicron Bisa Berat dan Harus Dirawat

Ilustrasi varian Omicron yang memiliki gejala ringan, namun tidak berlaku bagi kelompok rentan. (pixabay)
Ilustrasi varian Omicron yang memiliki gejala ringan, namun tidak berlaku bagi kelompok rentan. (pixabay)
0 Komentar

Erlina juga menyadari bahwa masyarakat sudah banyak yang terlena dan abai dengan protokol kesehatan karena menganggap Omicron tidak berbahaya.

“Kita terlena bahwa kasus Omicron tanpa gejala dan ringan, jadi masyarakat enggak perlu panik. Saya setuju ini, tapi waspada itu tetap harus,” ujarnya.

Untuk menekan angka kenaikan kasus, Erlina menyarankan agar masyarakat kembali meningkatkan protokol kesehatan. Selain itu, perlu dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti makan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup.

Baca Juga:Minim Sarana Air Bersih, Warga Desa Cikahuripan Sumedang Masih Dihantui KekeringanMenarik Perhatian Warga, Syuting Sinetron Ikatan Cinta Timbulkan Kerumunan di Bogor

Konsumsi suplemen imunomodulator dan vitamin juga dapat dipertimbangkan untuk membantu meningkatkan imunitas.

0 Komentar