“Kalau orang awam melihatnya seperti disunat. Namun kenyataannya tidak ada kulit yang dipotong. Tertariknya kulit pada kemaluan itu karena disebabkan ereksi. Dan ini sering dialami laki-laki yang belum sunat,” terangnya.
Dalam keadaan ereksi yang berlangsung lama, maka kemaluan bisa bengkak. Dan saat ini ujung kemaluan Iqbal memang bengkak akibat ereksi tersebut.
Namun, kulit kemaluan ini bisa kembali normal dan bengkak menjadi hilang. Setelah bengkak itu menghilang, maka sunat tetap bisa dilakukan. Sebab, gejala medis ini bisa saja kembali terulang.
Baca Juga:Pengungsi Semeru Keluhkan Maraknya Pencurian Di Rumah-RumahKoki Oranda Panda, Ikan Unik Harga Selangit
Meski bagian kepala kemaluan itu bengkak, namun tingkat kesakitan berbeda. Ada yang ringan, sedang hingga berat.
“Untuk Iqbal saya lihat sepertinya ringan. Karena katanya ia tidak merasa sakit. Hanya sempat merasa gatal saat pertama kali terjadi. Tunggu bengkak hilang baru bisa disunat,” pungkas Widodo. (yud/riz/hnhn/radarbromo)
