Pria Misterius Tusuk Warga di Samping Minimarket Alfamart Rancaekek

Korban penusukan yang terjadi di Rancaekek sedang dimasukan ke kantung mayat bernama Ihin Solihin.
Korban penusukan yang terjadi di Rancaekek sedang dimasukan ke kantung mayat bernama Ihin Solihin.
0 Komentar

RANCAEKEK –  Aksi penusukan terjadi di wilayah hukum Polsek Rancaekek pada pukul 01.00 WIB. Tepatnya di daerah di Jalan Raya Garut, Kampung Jelegong, RT01/RW07, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung pada Selasa (16/11).

Kapolsek Rancaekek Kompol Nanang Heru Sucahyao dalam keterangan loparannya mengatakan, Korban penusukan adalah seorang pria bernama Ihin Solihin alias Kolewang.

Berdasarkan keterangan dari saksi bernama Rohim yang merupakan paman korban, peristiwa tersebut terjadi ketika dirinya sedang bekerja sebagai juru parkir di salah satu minimarket wilayah itu.

Baca Juga:Hongkong Nyatakan Anak 3 Tahun ke Atas Aman Suntik Vaksin SinovacUstaz Farid Okbah dan Dua Dai Lainnya Ikut Ditangkap

Tiba-tiba datang seorang laki-laki dari dengan mengendarai roda dua Honda Beat warna hitam menghampiri Rohim.  Pelaku kemudian langsung pemukulan sebanyak dua kali ke arah wajah. Kemudia pelaku bertanya tentang identitas keanggotaannya.

“Kamu anggota apa?” dan saya (Rohim) jawab “saya bukan anggota, saya petugas parkir Alfamart,” jawab dia.

Setelah itu, pelaku mengeluarkan pisau dan mengancam akan membunuh Rohim. Dia pun segera berlari ke arah bank BNI untuk minta pertolongan.

Ketika dirinya berlari untuk meminta pertolongan, pelaku menghampiri Ihin Solihin (korban) yang sedang tidur pulas di pangkalan ojek Talun di samping Alfamart. Diduga pelaku kemudian menusukan pisau yang dibawa kepada perut Ihin hingga tewas di tempat.

Nanang menngungkapkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus yang membuat geger warga itu.

”Belum jelas apa motif pelaku melakukan tindakan penusukan tersebut, kami masih lakukan lidik dan olah TKP dengan memeriksa saksi-saksi dan kamera CCTV dan jajaran unit reskim Polsek Rancaekek saat ini sedang memburu pelaku,”kata Nanang. (cok/yan)

0 Komentar