oleh

Peternak Ayam Petelur di Garut Sampaikan Keluhan ke Pemerintah

GARUT – Puluhan peternak yang tergabung di organisasi Paguyuban Peternak Ayam Petelur Garut (PPAPG) mendatangi Dinas Perdagangan dan ESDM Kabupaten Garut.

Kedatangan mereka untuk beraudensi mengenai anjloknya harga telur ayam dan mahalnya harga pakan ayam.

Audensi diterima langsung oleh Kadis Perdagangan dan ESDM Nia Gania Karyana, Kabid Perdagangan Heri Gunawan dan Ketua PPAPG Hendra Permana, Ketua Koperasi PPAPG, H. Ricky Megawan, SE dan para anggota.

Baca Juga:  Dampak Dari Banjir Bandang Garut, Pipa Paralon untuk Salurkan Air Bersih Ikut Terbawa Hanyut

Ketua PPAPG Hendra Permana menyampaikan keluhan dari para peternak ayam petelur secara langsung kepada Kadis Perdagangan dan ESDM bahwa, hasil telur dari para peternak di Garut kalah bersaing dengan telur yang didatangkan dari luar.

Hal ini disebabkan karena mahalnya harga Jagung yang menjadi bahan dasar pakan ternak ayam petelur. Sehingga, harga produksi telur ayam Garut menjadi tinggi

‘’Banyak dikalangan peternak mengalami kerugian, ibaratnya besar pasak dari pada tiang,’’kata Hendra kepada Radargarut.com (Grup Jabarekspres) belum lama ini.

Baca Juga:  Pohon Keras Harus Banyak Ditanam untuk Antisipasi Banjir di Garut

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Bupati Garut agar membuat kebijakan dimana pasokan telur ayam dari luar Garut dikendalikan atau dibatasi.

Dengan begitu, masyarakat Garut lebih memilih produk lokal Garut daripada produk telur ayam dari luar garut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga