Dia menuturkan, di Kota Bandung, terdapat 400 sekolah dasar yang melaksanakan PTM sehingga ada 44 SD yang akan menjadi sampel. Nantinya 30 orang siswa dan 3 orang guru dari 44 sekolah yang menjadi sampel tersebut akan dites PCR.
“Jumlah siswa yang diambil sampling itu hanya 30 siswa di setiap sekolah, dan juga ada 3 guru di tiap sekolahnya. Ini berjalan sampe akhir bulan ini (Oktober) dan ini akan berjalan. Setiap bulannya pengambilan sampling untuk tes swab akan bergantian di sekolah yang melaksanakan PTM,”jelasnya.
Dia mengungkapkan, hal tersebut merupakan kebijakan Pemerintah Pusat guna mengantisipasi klaster Covid-19 di sekolah setelah melaksanakan PTM.
Baca Juga:Satgas Covid-19 Pastikan Kasus Rachel Vennya yang Kabur dari Karantina Akan Diproses HukumTak Lagi Bersama KPK, Novel Baswedan Jadi YouTuber Antikorupsi
“Hal ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat. Di mana untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia mungkin akan melakukan hal seperti ini. Untuk melihat, bahwa pelaksanaan PTMT ini benar-benar sudah berjalan sebagaimana mestinya,” tutupnya. (Mg4/ira)
