Menko Airlangga Dorong Penyerapan KUR untuk UMKM di Maluku

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung dan melihat produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM di Ambon
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung dan melihat produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM di Ambon
0 Komentar

MALUKU – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, di Provinsi Maluku sebetulnya banyak peluang besar terhadap keberadaan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Untuk itu, dalam memberikan dukungan pemerintah akan terus memberikan bantuan kepada UMKM melalui berbagai program. Salah satunya diberikan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Airlangga menilai, optimalisasi penyaluran KUR diberikan untuk meningkatkan Kesejahteraan UMKM dan Pemulihan Ekonomi.

Baca Juga:2000 Pahlawan Kebersihan di Bekasi Ikut Disuntik Vaksin yang Digelar HIPMIDedi Mulyadi Bantah Terima Aliran Uang untuk Pilgub Jabar? Begini Pengakuan Siti Aisyah dan Ade Barkah

Diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan Lembaga Penyalur KUR serta Penjamin KUR dalam mengakomodir aspirasi masyarakat.

“Harapan Pemerintah, KUR dapat membantu UMKM dan menopang percepatan pemulihan ekonomi nasional, termasuk membantu pengusaha UMKM di Kota Ambon ini untuk dapat bertahan di tengah pandemi,” ujar Menko Airlangga dalam keterangannya, Senin, (4/10).

Pada kesempatan tersebut Menko Airlangga meninjau pameran produk-produk UMKM yang digelar oleh pemerintah setempat.

Dalam acara ini juga diselenggarakan pameran dari beberapa UMKM di Kota Ambon yang menjadi binaan penyalur KUR. Menko Airlangga berkeliling meninjau booth pameran tersebut, dan juga berbincang singkat dengan para pelaku UMKM.

Produk yang dipamerkan antara lain berupa rempah-rempah, tekstil, pertanian hidroponik, makanan-minuman, dan kerajinan tangan.

Kegiatan tersebut menjadi aksi nyata Pemerintah dalam mengoptimalkan penyaluran KUR di Provinsi Maluku bersama stakeholders penyalur dan penjamin KUR, yaitu Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Askrindo, dan Jamkrindo. “Semoga KUR dapat terus mendampingi UMKM mengembangkan usaha dalam memulihkan perekonomian daerah maupun nasional,” kata Menko Airlangga.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, melaporkan pencapaian realisasi KUR pada masa pandemi di 2020 tercatat sebesar Rp198,53 triliun atau lebih tinggi dibandingkan pada masa pra Covid 2019 yang sebesar Rp140,1 triliun.

Baca Juga:Airlangga Minta, Masyarakat Maluku Harus Divaksin, Agar Punya Kekebalan TubuhPuluhan Petani Kembali Gruduk Proyek Normalisasi Sungai Ciherang

Pada masa pandemi Covid-19 dua tahun terakhir ini, Pemerintah telah membuat berbagai program kebijakan KUR dan pembiayaan bagi UMKM, diantaranya pada tahun 2021 memberikan tambahan subsidi bunga sebesar 3%, sehingga suku bunga menjadi hanya 3% sampai akhir 2021.

Pemerintah juga telah meningkatkan plafon KUR dari Rp253 triliun menjadi Rp285 triliun, menaikkan plafon KUR tanpa agunan tambahan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta, serta mewajibkan peningkatan ketentuan porsi kredit UMKM menjadi paling sedikit sebesar 30% pada Juni 2024.

0 Komentar