Pemkab Bandung Terima 629.720 Dosis Vaksin dari Kemenkes

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terima 629.720 dosis vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar, Senin (27/9).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terima 629.720 dosis vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar, Senin (27/9).
0 Komentar

SOREANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terima 629.720 dosis vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna usai menghadiri Pembekalan Kajian Operasional Membangun Kepemimpinan Kolaboratif Dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid 19 di Holiday Inn Hotel, Bandung, Senin (27/9).

Alhamdulillah Pemkab Bandung sudah menerima distribusi vaksin, bahkan jumlahnya banyak. Insya Allah, nanti sore kami akan rapat bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan dinas terkait dalam rangka percepatan vaksinasi,” ungkapnya.

Baca Juga:BPN Depok Luncurkan Layanan Baru dalam Waktu DekatOJK Tutup 1. 500 Fintech Lending dan 425 Penyelenggara Investasi Ilegal

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan akselerasi vaksinasi melalui penambahan vaksinator. Pasalnya, pemerintah daerah telah menganggarkan insentif bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat dalam kegiatan vaksinasi.

“Dengan penambahan vaksinator diharapkan dapat menambah kekompakan pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19. Sehingga target 80 persen vaksinasi untuk masyarakat pada akhir Desember nanti, bisa tercapai,” harapnya.

Hingga 26 September 2021, sasaran vaksinasi bagi nakes mencapai 108,27 persen untuk dosis satu, sementara dosis kedua mencapai 95,63 persen dan dosis ketiga di angka 75,77 persen. Sedangkan untuk sasaran petugas publik, dosis satu mencapai 55,26 persen dan 81,68 persen untuk dosis kedua.

Sementara dosis satu untuk sasaran vaksinasi lansia mencapai 17,51 persen dan dosis berikutnya di angka 64,46 persen. Untuk sasaran masyarakat rentan dan umum mencapai 29,26 persen pada dosis satu dan 48,60 persen untuk dosis kedua. Sedangkan remaja untuk dosis satu mencapai 17,75 persen dan dosis ke-2 mencapai 7,84 persen.

Sementara itu dalam kesempatan acara pembekalan, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito menuturkan, penanganan berbasis mikro merupakan strategi ampuh dan khas yang dimiliki Bangsa Indonesia, sebagai solusi penanganan pandemi Covid-19.

Strategi tersebut, dapat dijalankan secara efektif dengan melibatkan seluruh pihak mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, desa/kelurahan, hingga ke RT/RW. Dirinya menilai, pimpinan daerah sebagai sentral pengambil keputusan memiliki peran penting dalam pengendalian kasus Covid-19.

“Tantangan yang sekarang sedang kita hadapi bersifat multisektor, baik itu sektor kesehatan, ekonomi, sosial dan sektor-sektor strategis lainnya. Sehingga, penanganan yang diperlukan juga harus mengutamakan keseimbangan multidimensi hingga di level mikro, salah satunya seperti upaya yang kita lakukan saat ini,” jelasnya.

0 Komentar