BANDUNG – Sebagai bentuk dorongan serta membantu merealisasikan program jangka panjang di Kecamatan Antapani, Camat Antapani Rahmawati Mulia bakal menggagas sebuah forum yang diberi nama Forum Peduli Antapani (FPA).
Forum tersebut nantinya bakal beranggotakan tokoh-tokoh masyarakat profesional di bidangnya seperti ahli bidang sosial, ekonomi, budaya, dan sebagainya.
“Di kita itu banyak ternyata orang-orang yang punya kemampuan yang tinggal di Antapani, sehingga saya ingin membentuk forum yang diberi nama forum peduli Antapani,” ujar Rahmawati.
Baca Juga:Ngatiyana Resmikan Media Sport KONI CimahiDitemukan Fakta Terbaru Kasus Perampokan Toko Emas di Kota Bandung
“Jadi mereka ini adalah orang-orang yang berada di luar kepengurusan RT, RW ataupun LPM, karena mereka sudah memiliki tupoksinya masing-masing,” sambungnya.
FPA ini, ujar Rahmawati, akan bertugas dalam membantu kecamatan dari segi pembangunan, pemberdayaan serta pengawasan. Dalam konteks pembangunan misalnya, mereka akan membantu dalam pemindahan kantor kecamatan ke lokasi baru.
“Dimana mimpinya yang pertama ingin memindahkan kantor kecamatan. Kantor Kecamatan Antapani di pinggir kan, sedangkan warganya jauh, kasihan warganya yang berbatasan dengan Kiaracondong, mereka lebih dekat ke kantor kecamatan Kiaracondong,” tuturnya.
“Yang kedua yaitu membangun Gasmin atau Gasibu Mini, dimana kita sebelumnya telah memiliki design gasmin ini, hal tersebut diharapkan dapat terealisasi dalam waktu secepatnya,” tambahnya.
Rahmawati menuturkan, selain dua hal tersebut FPA diharapkan dapat membantu mewujudkan pembangunan destinasi wisata kawasan sungai Cipamokolan dan Cidurian.
“Kita punya dua sungai besar, yaitu sungai Cipamokolan dan Cidurian mau menata menjadi wisata wisata sungai. Sungai Cidurian kita sudah bersih-bersih juga sekitar 200 bangunan liar tanpa izin sudah hilang disitu. Mudah-mudahan bisa jadi wisata bantaran sungai,” katanya.
Disamping itu, Rahmawati mengharapkan warga masyarakat di Antapani agar dapat bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan khususnya di wilayah bantaran sungai.
Baca Juga:Wujud Ekonomi Baru, Pemprov Jabar Luncurkan Petani Milenial Lebah MaduPasar di Kota Bogor Masih Sepi Pembeli, Ini Sebabnya
“Masyarakat diimbau melakukan kegiatan yang sifatnya dapat mengurangi pencemaran lingkungan, terutama wilayah bantaran sungai, seperti misalnya sampah-sampah plastik yang sulit terurai supaya lingkungan tempat kita tinggal menjadi terawat dan sehat,” pungkasnya. (mg1)
