JABAR EKSPRES – Aksi kejahatan seorang pria tak dikenal yang melakukan penodongan hingga melindas korban di sebuah gang di Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menjadi sorotan publik.
Seorang saksi mata, Aril Delima (21), warga Desa Hegarmanah, mengaku sempat mendengar teriakan korban saat kejadian berlangsung.
“Waktu saya lagi mengeringkan rambut, tiba-tiba terdengar suara teriakan, tapi kecil,” katanya saat ditemui Jabar Ekspres, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga:Di Hari Bumi, Taj Yasin Minta Percepatan Transisi Energi Baru TerbarukanĀ Pertamina Goes to Campus 2026 Jadi Wadah Mahasiswa Cetak Inovator dan Pemimpin Energi Masa Depan
Pelaku diketahui melindas seorang mahasiswi semester 6 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Kampus Jatinangor. Sebelum kejadian tersebut, pelaku diduga lebih dulu melakukan aksi penodongan terhadap korban lain di lokasi yang sama.
Sebelumnya, seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran berinisial GC menjadi korban penodongan oleh pria tak dikenal di sebuah gang di Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Selasa (12/5/2026) malam.
Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.
GC mengalami luka setelah terjatuh dan sempat terlindas sepeda motor pelaku saat berusaha menyelamatkan diri. Selain GC, terdapat korban lain yang juga diduga menjadi sasaran penodongan di gang yang sama dalam waktu berdekatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, korban lainnya juga merupakan mahasiswi Universitas Padjadjaran.
“Saya kira awalnya suara teriakan anak-anak, karena di gang ini memang sering banyak anak kecil bermain dan berlari-lari. Saya belum tahu ternyata ada kejadian kejahatan,” ujar Aril.
“Namun suaranya makin keras. Saya kemudian melihat dari lantai dua rumah, ternyata ada perempuan sudah terbaring. Pelakunya sudah tidak ada dan kabur ke arah jalan raya,” lanjutnya.
Baca Juga:Prodi KPI UNIK Cipasung Bekali Mahasiswa Skill Jurnalistik Profesional175 Calon Haji Kabupaten Tasikmalaya Kloter 29 Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci
Aril mengaku sempat syok melihat kondisi korban. Tidak lama kemudian, warga mulai berdatangan untuk membantu.
“Saya sempat syok, lalu turun ke bawah melihat kondisi korban. Setelah itu korban dibantu dibawa ke Puskesmas Jatinangor,” terangnya.
Setelah kejadian, warga juga menemukan senjata tajam yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penodongan.
“Ada pisau yang diduga jatuh. Posisi pisaunya ada di selokan,” pungkasnya. (Bas)
