oleh

Novel Baswedan Cs Bakal Diberikan Tunjangan Hari Tua oleh KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bakal memberikan tunjangan hari tua (THT) 57 pegawai nonaktif KPK yang akan dipecat secara hormat sebagai akibat dari lulus tes semangat kebangsaan (TWK) pada 30 September 2021 mendatang.

Pernyataan ini menjawab rumor yang menyebut Novel Baswedan cs tidak menerima pesangon dan dana pensiun setelah dipecat nantinya.

“Pemenuhan hak keuangan ini sebagai bentuk kepatuhan terhadap undang-undang undang-undang sekaligus penghargaan atasitas, jasa, dan pengabdian di KPK selama pelaksanaan tugas korupsi korupsi di KPK,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (21/9).

Ali menjelaskan, pegawai KPK yang berhenti dengan rasa hormat tidak mendapatkan pesangon dan uang pensiun. Namun, kata dia, KPK akan tetap memberikan THT sebagai pengganti manfaat pensiun.

THT, merupakan dana tunai yang diberikan oleh KPK kepada dan pegawai sebagai jaminan kesejahteraan pada saat berakhirnya masa tugas.

“Serta segala manfaat atau fasilitas lain yang menjadi bagian dari manfaat program kepesertaan THT yang besarannya ditetapkan oleh KPK dan pengelolaannya dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan serta pihak ketiga yang ditunjuk,” ucap Ali.

Ia menyebutkan, pelaksanaan THT diatur secara rinci melalui Perkom Nomor 2 Tahun 2018 tentang Tunjangan Hari Tua Penasihat dan Pegawai serta Keputusan Sekjen KPK Nomor 390 Tahun 2018 tentang Alokasi Iuran Tunjangan Hari Tua untuk Tim Penasihat/Pegawai KPK.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga