Terungkap, Kondisi Toko Mas Gaya Baru di Kosambi Tak Terawat

PRIHATIN: Salah satu anjing milik korban perampokan pemilik Toko Mas Gaya Baru di Kosambi, terlihat memprihatinkan dan lemas. Senin (20/9).
PRIHATIN: Salah satu anjing milik korban perampokan pemilik Toko Mas Gaya Baru di Kosambi, terlihat memprihatinkan dan lemas. Senin (20/9).
0 Komentar

BANDUNG – Kasus perampokan dan pembunuhan yang menyebabkan pemilik Toko Mas Gaya Baru yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani (Kosambi), Kota Bandung jadi korban, kini menyita perhatian publik.

Pasalnya, kondisi Toko Mas Gaya Baru tampak memprihatinkan. Bukan hanya menampilkan kondisi lingkungan toko yang tak terawat.  Dari pantauan Jabar Ekspres di lokasi, terlihat 2 ekor anjing sang pemilik toko pun begitu adanya, tak terurus.

Bahkan tulang nyaris terpampang jelas dari salah satu anjing yang masih hidup. Sedangkan, anjing kedua yang berwarna cokelat sudah terbujur kaku tak bernyawa.

Baca Juga:Keren, Ilmuwan Singapura Sulap Kulit Durian Jadi Perban Anti BakteriAda Peluru Nyasar ke Rumah Warga di Batununggal, Polisi Terjun Selidiki

Sementara itu, hal mengejutkan petugas kepolisian sempat terjadi disaat hendak mengamankan 2 ekor anjing tersebut. Naas, salah satu petugas dari kepolisian sempat terkena gigitan di tangannya hingga mengeluarkan darah dan harus mendapatkan penanganan medis.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan bahwa kondisi di dalam toko tersebut memang terlihat sangat kotor dengan terlihat banyaknya sampah yang berserakan.

“Jadi saat kami ke dalam toko, bahwa kondisi toko tersebut memang tampak kotor dan banyak sampah,” ucapnya di lokasi kejadian perampokan tersebut, Senin (20/9).

Ia juga menambahkan, korban atau pemilik toko tersebut memang tinggal seorang diri. “Dan memang jika sore hari dia sudah tutup, dan digunakan untuk berjualan lain,” tuturnya.

Atas kejadian perampokan di Toko Mas Gaya Baru tersebut, kini polisi telah berhasil mengamankan satu pelaku, sedangkan 2 pelaku lainnya sedang dilakukan pengejaran. (Mg4)

0 Komentar