oleh

Wali Kota Nonaktif Cimahi Dituding Akan Suap Penyidik KPK

BANDUNG – Dengan adanya tudingan pada terdakwa kasus korupsi Wali Kota nonaktif Cimahi, Ajay Muhammad Priatna yang menyuap sejumlah uang kepada salah satu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak menjadi tersangka dalam penyidikan dugaan Korupsi pengadaan bantuan sosial (Bansos) di Bandung Raya dan Cimahi.

Menurut Pengacara Ajay, Fadly Nasution mengatakan bahwa kliennya tersebut sempat didatangi oleh temannya yang mengaku kenal dengan salah satu penyidik dari KPK.

“Sekitar bulan Oktober 2020, Pak Ajay itu didatangi oleh temannya dan bilang kenal dengan penyidik KPK bernama Roni. Kemudian mereka bertemu, dan dalam pertemuan tersebut penyidik KPK itu dengan nama Robin Pattuju mengenalkan diri sebagai Roni kepada Pak Ajay, dan mengaku juga sebagai petugas KPK bukan dari penyidik,” bebernya saat ditemui di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan L. L. L. R. E. Martadinata, Kota Bandung, Rabu (15/9).

Dengan Adanya pertemuan tersebut, Fadly mengatakan bahwa pada saat itu sedang ada penyidikan kasus Korupsi Bansos Covid-19 di wilayah Bandung raya dan Cimahi.

“Pada saat pertemuan itu, dia (Robin) bercerita adanya penyidikan kasus Bansos Covid di daerah Bandung Raya dan termasuk Cimahi. Kemudian Roni atau Robin itu menawarkan bantuan supaya Pak Ajay tidak ikut dalam penyidikan kasus Bansos Covid ini,” ujarnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga