Tekait pelaksanaan vaksinasi untuk anak-anak (siswa), Kang DS mengatakan dirinya sudah mengirim surat kepada Menko Maritim dan Investasi (Marvest) bahwa Kabupaten Bandung memerlukan obat vaksin untuk anak-anak sekolah agar mereka bisa segera melakukan vaksinasi.
“Jumlah anak-anak usia sekolah di Kabupaten Bandung, sekitar 750 ribu anak, karena itu kata kita mengajukan sebanyak 1,5 juta dosis obat vaksin untuk dua kali penyuntikan,” kata Kang DS.
Kang DS juga mengungkapkan, dari total 3000-an sekolah yang ada di Kabupaten Bandung, baru sekitar 1106 sekolah yang bisa melaksanakan PTM terbatas, diantaranya 671 Taman Kanak-Kanak (TK), 373 Sekolah Dasar (SD), dan 83 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Baca Juga:Psikolog Forensik: Saipul Jamil Ephebophilia atau Bisa Juga Homoseksual FakultatifSebanyak 611 Sekolah Dasar di Bekasi Mulai Tatap Muka
Untuk Sekolah Menengah Atas (SMA), lanjut Kang DS, akan segera melakukan koordinasi dengan UPT SMA untuk mengetahui ada berapa banyak SMA yang melaksanakan PTM terbatas.
“Pelaksanaan PTM akan terus dilaksanakan secara bertahap dan kita akan pantau terus jangan sampai gambling, jadi dilaksanakan sebagian dulu itu jangan sampai kaget, tidak terkendali dan menimbulkan kerumunan baru yang pada akhirnya ada varian (covid-19) baru,” ungkapnya.
Kang DS mengimbau, agar para orangtua mengantar anaknya hingga benar-benar sampai di sekolah, saat ini pihaknya melarang anak menggunakan angkutan umum karena PTM terbatas masih dalam tahap ujicoba.
“Untuk penggunaan angkutan umum ini, nanti kita harus melakukan sosialisasi dulu,” tandasnya. (yul)
