Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Belum Digaji, Loh Kok Bisa?

Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya usai dilantik oleh Gubernur Jabar
Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya usai dilantik oleh Gubernur Jabar (Foto: Humas Pemprov Jabar)
0 Komentar

Sementara dari sisi tunjangan, kata Nandang, sejatinya sudah berjalan agak lancar sesuai PAD yang diterima, lantaran beberapa tunjangan pasangan kepala daerah menyesuaikan capaian target pajak yang diperoleh sampai bulan berkenaan berjalan.

“Memang kalau sisi tunjangan-tunjangan tertentu, itu sesuai dengan kondisi PAD yang kita lihat cukup parah, dimana sampai Juli hanya terealisasi 32 persenan saja, padahal asumi pajak daerah itu sampai tengah semester harusnya sudah diangka 60 persenan,” ungkap Nandang.

Dengan begitu, serapan tunjangan pun relatif kecil baru 27 persen tunjangan atau sekitar Rp 68 juta untuk berdua (Ade-Cecep, Red).

Baca Juga:Ayo Ikuti, Lomba Konten Kreatif Video Kampanye Stunting32.305 Guru di Bogor Wajib Vaksin untuk PTM Secara Menyeluruh

‘’Jadi kalau insentif, jaminan kesehatan dan kecelakaan, operasional, itu kita lihat sudah relevan, hanya tunjangan yang berasal dari PAD yang nilainya signifikan memang kondisinya begitu,” sambung pemerhati yang konsen mengawasi realisasi keuangan pemerintah di berbagai daerah.

Nandang mempertanyakan hambatan yang terjadi dalam mencairkan hak bupati dan wakilnya tersebut, dimana tunjangan mereka sendiri sejatinya berangsur normal. Ditambah lagi para ASN dan DPRD tidak mengalami hambatan dalam realisasikan pendapatannya.

“Kalau kaitannya kendala administrasi, itu kok pejabat lain bisa. Kasihan Cecep kalau menurut saya, ia baru menjabat, sementara Ade kan sudah dua kali jadi wakil bupati, ya bisa lah berpuasa gajian karena punya saving lebih,” kata Nandang menduga.

Ia menduga adanya will bupati yang enggan mencairkan gaji baginya dan pasangannya. Dimana, pencairan semacam itu mesti diteken oleh kepala daerah melalui keputusan bupati.

“jadi mana mungkin sekda berani tahan-tahan, apalagi kepala BPKAD. Ini bisa jadi tafsir politik pengantin baru bupati dan wakil bupati ada apa, urusan dapur kok masih seret,” ujar Nandang.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Kabupaten Tasikmalaya Asep Ahmad Hidayat menyerahkan kepada Bagian Keuangan dan Bagian Tupim.

“Lebih bagusnya, ke Bu Kabag Keuangan atau Kabag Tupim saja, saya takut salah,” ungkap Asep, saat dikonfirmasi Radar melalui pesan WhastApps.

Baca Juga:Pemkab Bekasi Rencanakan Pembukaan Bioskop untuk Pemulihan EkonomiPerhatikan Nih! Polisi Siapkan Tujuh Titik Pemeriksaan Ganjil Genap di Jalur Puncak Bogor

Saat dikonfirmasi Kabag Keuangan Setda Kabupaten Tasikmalaya Jeolistyana dan Kabag Tupim Agianto soal anggaran dan tunjangan kepala daerah tersebut tidak memberikan jawaban atau membalas dan mengangkat pesan dan panggilan WhatsApps. (igi/dik/radartasik.com)

0 Komentar