Sinergi dan Kolaborasi Pentahelix untuk Kemajuan Ekonomi Jabar

Editor:

BANDUNG – Bank Indonesia Wilayah Jawa Barat (Jabar) bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bandung Koordinator (Jabar) melakukan sinergi dan kolaborasi pentahelix untuk kemajuan ekonomi Jabar di masa pandemi Covid-19.

“Kick Off West Java Economic Society (WJES) tahun 2021 & Road to Kongres ISEI XXI”. Tahun kedua WJES mengangkat tema “Menguak Potensi Ekonomi, Mendorong Akselerasi Investasi dan Digitalisasi Guna Memajukan Inklusivitas Ekonomi Jawa Barat”, Senin (22/8).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Herawanto mengatakan, WJES merupakan wadah untuk berkontribusi dalam rangka mendorong kemajuan perekonomian Jabar.

Kontribusi tersebut dilakukan melalui dua hal. Pertama memberikan berbagai advisory dan rekomendasi kebijakan aplikatif kepada pemerintah daerah dan stakeholders utama lainnya.

Kedua melalui berbagai keterlibatan langsung dalam berbagai bentuk dan level terhadap proyek pemberdayaan yang menyentuh langsung kehidupan perekonomian sektor riil dan masyarakat.

“Sinergi pentahelix WJES yang melibatkan para ekonom, akademisi, pelaku ekonomi dan praktisi bisnis bertujuan dapat menghasilkan berbagai bisnis model yang tidak hanya bersifat local community service (LCS) dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat,” ucap Herawanto.

“Juga membantu masyarakat dan solusi bagi institusi bisnis dalam memperbaiki manajemen bisnisnya untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan daya saing,” imbuhnya.

Ia menambahkan dengan kompleksitas permasalahan ekonomi Jabar, berbagai bisnis model yang dihasilkan akan bisa menjadi percontohan tidak hanya dalam skala lokal, namun juga nasional dan global sehingga WJES mengangkat tagline #DariJabarUntukIndonesia dan #DariJabarUntukEkonomi Global.

Lebih lanjut, Herawanto mengatakan, dalam rangka menjaga momentum perbaikan ekonomi sekaligus melanjutkan penguatan pemulihan ekonomi dan reformasi struktural Jabar ke depan, diperlukan langkah-langkah strategis untuk memetakan peluang dan potensi ekonomi dan investasi. Sekaligus untuk menyelesaikan berbagai isu ekonomi dan pembangunan.

Merujuk pada perkembangan tersebut, BI Jabar bersama ISEI Cabang Bandung Koordinator Jabar meluncurkan Regional Economist Forum (REF) Jabar.

REF Jabar lahir sebagai forum sinergi dan kolaborasi pentahelix untuk memperoleh beragam pemikiran dari para ekonom dan akademisi, khususnya di bidang bisnis yang memiliki fokus dan perhatian terhadap berbagai isu pembangunan ekonomi Jabar.

Selain REF Jabar, kick off WJES 2021 juga disampaikan pernyataan Komitmen Kampus Mendukung Digitalisasi. Hal tersebut tidak terlepas dari pentingnya transformasi digital untuk mendorong dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, baik di daerah, nasional maupun global utamanya dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi dari pandemi.

Perguruan tinggi yang sudah menyatakan komitmen untuk mendukung digitalitasi ekonomi terdiri dari 23 Perguruan Tinggi besar di Provinsi Jawa Barat dan terus akan bertambah kedepan. Kampus dalam hal ini siap bersinergi mendukung berbagai kegiatan digitalisasi ekonomi berupa, workshop bersama, pendampingan UMKM, penciptaan wirausaha muda, serta mahasiswa pelaku bisnis digital.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan tengah menyiapkan strategi pemulihan ekonomi di Jabar melalui peningkatan daya beli masyarakat dan pengeluaran pemerintah (government spending).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *