oleh

Keterlaluan! Bansos Beras untuk Warga Desa Keresek Garut, Bau Apek dan Tidak Layak Dimakan

GARUT – Salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kampung Panyingkiran Desa Keresek Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut mengaku kecewa dengan pemberian beras dari program Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT). Sebab, beras yang dibagikan memiliki kualitas yang tidak layak untuk dimakan.

Bantuan tersebut diperoleh dari salah satu E-Warong Agen Mandiri yang melakukan pengadaan untuk BPNT di Desa Keresek.

“ Kebetulan yang di terima oleh saya dan masyarakat Desa Keresek merasa kecewa karena menerima beras bantuan dari pemerintah kualitasnya jelek dan berwarna kusam,’’cetus warga Desa keresek yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  BRI Salurkan Bansos Kepada 10,7 Juta KPM dan 3,7 Juta PKH

Menurutnya, beras tersebut tidak layak dikonsumsi. Selain bau apek, berwarna kusam dan banyak sisa gabah. Beras itu, butirannya kebanyak beujeur (beras patah)

‘’Banyak kulit beras hingga berasnya bubuk, dipasak juga enggak enak,” ucap salah satu penerima KPM,’’katanya.

Dia mengaku, ketika dimasak dalam bentuk nasi malah kaya bubur dan bau apek. Jika dilihat beras itu tak layak di makan manusia.

“Jadi kualitasnya dulu seperti beras Raskin, padahal dari awal menerima bantuan tak seperti ini malah bagus dan kadang-kadang bagus,’’ujarnya.

Baca Juga:  Bansos Dapat Diteruskan ke Ahli Waris, Ini Penjelasan Kemensos

Dia meminta, kepada pemerintahan di tiap desa dan kecamatan agar memperhatikan masyarakat kecil, jangan sampai yang menerima bantuan malah tidak layak.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

2 komentar

Baca Juga