oleh

Catat! Ini Kriteria Pekerja Penerima BLT Subsidi Gaji

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan terkait skema bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji dan kriteria calon penerima bantuan.

Rencananya, skema bantuan subsidi gaji tersebut akan dicairkan Rp500 ribu per bulan dan diberikan untuk dua bulan sehingga totalnya Rp1 juta per penerima.

Berikut Kriteria Penerima Bantuan BLT Subsidi Gaji:

– Pekerja berstatus WNI dan dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

– Pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan. Untuk pekerja di daerah yang memiliki Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di atas Rp3,5 juta, maka batas UMK akan dijadikan batas kriteria upah.

Baca Juga:  Nominal BST Harusnya Dinaikkan dari Rp 300 Ribu Jadi Rp 1,5 Juta

– Pekerja memiliki rekening bank.

– Pekerja terdaftar sebagai pengiur BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2021.

– Pekerja tergolong sebagai buruh di sektor terdampak dan masuk dalam sektor non-esensial dan non-kritikal di wilayah penerapan PPKM Level 4.

“Sektor terdampak yang dimaksud adalah sektor industri, barang konsumsi, barang jasa terkecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate,” jelas Ida, Kamis (22/7/2021).

Baca Juga:  Ibu Hamil Dapat Bantuan Bantuan Langsung Tunai, Simak Syaratannya

“Bila memenuhi kriteria tersebut, maka pekerja berhak diajukan sebagai calon penerima BLT Kemnaker,” sambungnya.

Ida menambahkan, bahwa proses penyaluran subsidi upah oleh bank penyalur dilakukan dengan pemindahbukuan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan melalui bank yang dihimpun dalam Himbara (bank BUMN).

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga