CICALENGKA – Penyebaran Covid-19 masih liar di Tanah Air. Bahkan lonjakan kasus tersebut tengah terjadi di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Bandung. Terkait hal itu, Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung harus mengisolasi puluhan warga karena terpapar virus Covid-19.
Bahkan akibat ganasnya Covid-19, dua orang warga Desa Waluya telah meninggal dunia karena positif terjangkit virus korona.
Kepala Desa Waluya, Aa Suryana mengaku, dari 28 orang warganya yang positif Covid-19, dua di antaranya telah meninggal dunia dan sudah dimakamkan.
Baca Juga:529 Kilogram Narkoba Jenis Ganja Gagal Beredar!Masih Pandemi, Tapi Penjualan Sapi Jelang Idul Adha Tetap Meningkat
“Kita di desa ada 26 sekarang yang isolasi mandiri. Sebelumnya ada 28 tapi dua orang sudah meninggal dan sudah dimakamkan,” kata Aa kepada Jabar Ekspres di Desa Waluya, Kamis (1/7).
Ia mengatakan, meskipun Covid-19 saat ini sedang meningkat, Desa Waluya akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam meminimalisir penyebaran.
“Saya bersama perangkat desa juga warga masyarakat akan upayakan terus pencegahan Covid-19 supaya tidak semakin meluas di Desa Waluya,” ujarnya.
Aa mengatakan, sampai saat ini semua penanganan Covid-19 telah dilakukan termasuk penyemprotan disinfektan.
“Edukasi, sosialisasi terus dilakukan, malah kita juga sering penyemprotan ke rumah warga,” imbuh Aa.
Ia menerangkan, penyemprotan cairan disinfektan memang diprioritaskan bagi warga yang terpapar Covid-19, namun sebagai antisipasi wilayah lain juga mendapatkan jatah.
“Buat yang isolasi kita kirim bahan makanan, kita kirim juga vitamin supaya cepet sembuh,” tutupnya. (mg6)
