Marion menyatakan bahwa penyelenggaraan pelayanan vaksinasi COVID-19 bekerja sama dengan kepolisian daerah, komando daerah militer, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
“Karena kalau tidak kolaborasi, tidak cepat. Sasaran Jabar itu 33 juta lebih, hampir 34 juta. Jadi effort (upaya) kita lebih besar dari provinsi lain. Kalau kerja sendiri, tidak akan bisa. Kolaborasi ini harus cukup kuat,” katanya. (antaranews)
