oleh

Kasus Positif Covid-19 di Kota Bandung Melonjak Hampir 100 %, Wali Kota Perintahkan Perketat Aktivitas Warga

BANDUNG – Adanya lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bandung, membuat status Kota Kembang berada di Zona merah.

Lonjakan kasus posistif Covid-19 di Kota Bandung hamper terjadi diseluruh kelurahan dan kecamatan. Bahkan, dari peningkatan cukup signifikan terjadi pada Juni  dengan jumlah 1.375 kasus positif. Padahal sebelumnya pada Mei hanya 758.

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial langsung menginstrusikan dengan menerbitkan Perwal baru.

Baca Juga:  Gubernur: Kematian Lansia yang Meninggal di Taksi Online Bukan Karena Penyekatan

Adapun aturan baru yang tertuang didalam Perwal itu antara lain, Tempat Wisata dan Hiburan Ditutup, jam operasional tempat makan, toko, minimarket, PKL hanya sampai pukul 19.00 WIB. Operasional pasar sampai pukul 10.00 WIB

‘’Nah untuk acara pernikahan hanya akad saja dengan kehadiran 50 orang,” ungkap Oded

Selain itu, Oded juga memerintahkan pengaktifan pos siaga COVID-19 dan penerapan PPKM diseluruh kelurahan.

Menurutnya, terdapat 151 kelurahan tapi hanya ada 131 kelurahan yang aktif. Jadi sisanya harus diaktifkan kembali.

Baca Juga:  Imbas Pandemi, Banyak Pelaku UMKM di Kota Bandung Alih Profesi

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombers Pol. Lulung Sampurna Jaya mengatakan, dalam Perwal diatur juga mobilitas masyarakat.

Dengan begitu, jajaran Polrestabes Bandung bersama TNI akan kembali melakukan penyekatan jalan raya.

Menurutnya, penyekatan akan dibagi menjadi tiga ring penutupan jalan. ring satu di pusat Kota, ring dua di jalan Lingkar Selatan, dan ring tiga di perbatasan kota

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga