BANDUNG – Komplek pemakaman khusus untuk jenazah Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut saat ini terus mengalami lonjakan.
Kepala Dinas Penataan Ruang, (Distaru) Bambang Suhari mengatakan, lonjakan terjadi sejak bulan Juni 2021 ada peningkatan mengenai jumlah jenazah yang disemayamkan.
Sejauh ini sudah ada 1.471 jenazah yang dimakamkan di TPU Cikadut dengan ketersediaan liang lahat sebanyak 5.000 buah khusus untuk pasien Covid-19.
Baca Juga:Menko Airlangga Targetkan Akselerasi Pelaksanaan Vaksinasi 1 Juta Per HariTruk Pengangkut Pasir dan Batu Bebas Melintas di Wado Sumedang, Siapa yang jadi Beking?
“5.000 liang lahat itu yang sekarang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung,” ucap Bambang kepada wartawan, Selasa, (15/6)
Dia menuturkan, Peningkatan aktivitas pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut, terjadi sejak beberapa minggu kebelakang.
Dalam sehari ada tiga sampai lima jenazah yang dimakamkan. Maksimal paling 8 atau 10 jenazah.
‘’Nah kalau sekarang itu peningkatannya cukup signifikan. Itu bisa 10 sampai 15 per hari jenazah yang dimakamkan,” ujarnya.
“Bahkan bisa sehari memakamkan 20 jenazah yang kita layani di TPU Cikadut,” tambah dia.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, TPU Cikadut merupakan pemakaman khusus warga Kota Bandung untuk jenazah yang terkena Covid-19.
Proses pemakaman jenazah Covid-19 harus melalui prosedur khusus. Bahkan jenazah yang akan dimakamkan tidak boleh diantar oleh pihak keluarganya.
Baca Juga:Program Kartu Tani Amburadul! Petani Mengeluh Tidak Bisa Beli Pupuk BersubsidiKadis Damkar Diperiksa Kejari Kota Depok Terkait Pengadaan Sepatu dan Pemotongan Insentif
‘’Jadi cukup petugas pemakaman saja yang mengurus jenazahnya dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan prosedur pengurusan mayat,’’ujarnya. (mg10/yan)
