CILACAP – Peristiwa kebakaran kilang minyak milik Pertamina Cilacap saat ini masih dalam penyelidikan Polres Cilacap.
Kapolres Cilacap AKBP Leganek Maward mengatakan, kebakaran terjadi di area Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap Jawa Tengah pada Jumat (11/06) malam sekitar pukul 20.00 WIB itu,
“Untuk penyelidikan lebih lanjut, kami akan kumpulkan saksi-saksi dan barang bukti yang ada, serta kita akan minta bantuan laboratorium forensik maupun inafis,” kata Leganek Mawardi, Sabtu (12/6) dinihari WIB.
Baca Juga:Menakjubkan! Saudi Arabia Berhasil Kembangkan Buah ManggaHendak Menarik Sepeda Motor, Eh Malah Dihakimi Massa Sampai Tewas. Anaknya Minta Agar Polisi Tangkap Pelakunya
langkah-langkah yang telah dilakukan saat kebakaran terjadi. Fokus pertama yang dilakukan kepolisian, katanya, adalah dengan mengamankan parameter dan tempat kejadian perkara (TKP).
Pihaknya telah mengamankan jarak tempat kejadian perkara (TKP) agar masrakat tidak mendekat dengan menyeterilkan sekitar area luar kilang.
“Setelah ditelusuri, jarak ke masyarakat ini cukup aman dan terdekat itu ke kawasan industri, itu pun cukup jauh, karena jaraknya sekitar 350 meter dari titik api,” katanya.
Sementara, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamin Refinery Unit (RU) IV Cilacap Hatim Ilwan mengatakan, saat ini kebakaran sudah terkendali.
Pertamina sedang berupaya pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali.
Menurutnya, Kebakaran terjadi di bundwall tanki penyimpanan di area Kilang Cilacap ini terjadi pada pukul 19.45 WIB (11/06).
‘’Penyebab kebakaran masih belum diketahui,” ujar Hatim melalaui keterangan tertulis, Jumat (11/06) malam.
Baca Juga:PPDB SMA Jalur Prestasi di Cirebon Tuai Masalah pada Hasil SkorHindari Kemacetan dan Kerumunan pada Pelaksanaan Vaksin di Ballroom Grand Sudirman, Satlantas Polrestabes Kota Bandung Lakukan Rekayasa Lalin
Kilang ini untuk mengelola, menampung untuk menjadi gas serta BBM dan memiliki sekitar 200 tangki.
“Meskipun terjadi peristiwa ini, Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman,” ujarnya.
