oleh

Ketua DPP PAN Mempertanyakan Validasi Data Harian Covid-19 yang Berbeda Antara Website dan di Lapangan

MARGAHAYU – Mencuatnya persoalan perbedaan data harian Covid-19 belakangan ini menjadi tanda tanya besar publik kepada pemerintah.

Perbedaan data itu terkuak karena kecurigaan publik akan adanya lonjakan kasus yang tinggi di Kabupaten Bandung.

Adanya hal tersebut, Anggota DPR RI, Ahmad Najib Qodratullah mempertanyakan keakuratan data penambahan kasus Covid 19 di Kabupaten Bandung.

“Saya menanyakan validasi data terkait penambahan kasus Covid 19 ini, karena laporan di lapangan dengan update data yang ada di website, saya melihat tidak akurat. Apakah karena memang lonjakannya begitu cepat atau bagaimana, oleh karena itu saya mempertanyakan hal ini,” ungkap Najib panggilan Ahmad Najib Qodratullah saat di konfirmasi melalui telepon seluler, Jumat (11/6).

Baca Juga:  Indonesia Tempati Urutan ke-18 Kasus COVID-19 di Dunia

Pria yang juga menjabat Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga meminta pemerintah daerah untuk mengantisipasi ketersediaan rumah sakit rujukan pasien Covid 19, utamanya untuk penderita dengan gejala berat.

“Semua fasilitas kesehatan yang tersedia harus dioptimalkan,” ujar legislator yang mewakili Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung).

Selanjutnya, Najib juga meminta pemerintah daerah untuk lebih intens dalam memberikan perhatian kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri, baik bantuan berupa pemeriksaan kesehatan dan juga bantuan berupa kebutuhan hidup.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga