“Kami selalu berkoordinasi terus dengan petugas di tempat isolasi BLK Manggahang, namun menurut informasi di BLK sudah penuh, bahkan sudah ada antrian 6 orang, sehingga saat ini kami tidak bisa merujuk untuk isolasi ke BLK,” jelasnya.
Wiji pun menyatakan, rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Bandung pun menurut informasi sudah penuh.
Sehingga untuk merujuk pasien Covid-19 sangat kesulitan, karena merujuk pasien Covid-19 berbeda dengan pasien penyakit biasa. Karena untuk rujukan pasien Covid-19 harus melihat dari aplikasi Sisrute sebelum mengirimkan pasien.
Baca Juga:Audit BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2020 Nyatakan Likuiditas Sehat dan Hasil Investasi PositifVietnam Sulit Lawan Covid-19, Minta SEA Games 2021 Hanoi Ditunda
Oleh karena itu, Wiji pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak, Mengurangi mobilitas dan Menghindari kerumunan).
“Dengan semakin meningkatnya angka kasus covid di mayarakat, ayo kita bersama untuk menjaga kesehatan dan menghindari tempat,” ujarnya.
“Kerumunan dan masyarakat yang masuk sebagai sasaran vaksinasi covid datanglah ke fasilitas kesehatan. Melaksanakan vaksinasi agar di masyarakat terjadi herd imunity, menurunkan angka kesakitan dan kematian yang nantinya akan dapat meningkatkan produktivitas kerja sehingga meningkatkan sosial ekonomi di masyarakat,” tandasnya. (yul)
