Ada Mogok Produksi, Pedagang Tahu di Pasar Lembang Tetap Jualan

Pedagang Tahu di Pasar Panorama Lembang tengah Meladeni Pembeli di tengah kabar Aksi Mogok Massal Produksi Tahu dan Tempe
Ilustrasi pedagang tempe dan tahu
0 Komentar

LEMBANG – Para pedagang tahu dan tempe di Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menjual dua produk olahan kacang kedelai yang paling digemari masyarakat.

Padahal beredar kabar jika produsen tahu dan tempe di berbagai daerah termasuk di Jawa Barat bakal melakukan aksi mogok massal produksi pada Jumat (28/5/2021) hingga Minggu (30/5/2021).

Aksi mogok massal produksi tahu dan tempe itu merupakan buntut dari melambungnya harga kedelai impor yang saat ini menyentuh angka Rp 11 ribu per kilogram.

Baca Juga:Bupati Bandung Gaet Perusahaan Lokal untuk Pemulihan EkonomiDishub Kabupaten Bandung Edukasi Pemilik Kendaraan yang Parkir di Trotoar

Salah seorang pedagang tahu dan tempe di Pasar Panorama Lembang Riyanto (30) mengatakan jika ia tetap berjualan seperti biasa. Konsumen pun masih tetap mencari tahu dan tempe padanya di kala aksi mogok produksi terjadi.

Tahu dan tempe di Pasar Lembang tetap ada. Karena kalau pedagang itu kan ketika ada stok ya jualan kalau tidak ada baru libur,” ungkap Riyanto kepada wartawan, Jumat (28/5/2021).

Kendati demikian dirinya menyebut jika harga jual tahu dan tempe ada kenaikan dari harga sebelumnya. Kenaikan sendiri sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu dan disepakati oleh semua pedagang di Pasar Panorama Lembang.

“Tapi kita sepakati harganya dinaikkan, sejak hari Selasa kemarin Misalnya yang sebelumnya Rp 4000 itu ukurannya dikecilkan. Terus yang Rp 5000 jadi Rp 6000, yang Rp 6000 jadi Rp 6.500 per 10 pcs,” katanya.

Kenaikan harga itu mengundang protes dari para konsumen. Namun Riyanto mengatakan para konsumen akhirnya tetap membeli tahu dan tempe dari kios miliknya.

“Pembeli ya ada yang komplain ada yang pasrah. Tapi kebanyakan akhirnya ya tetap beli, karena kan tahu tempe itu selalu jadi kebutuhan konsumsi setiap orang,”pungkasnya. (mg6)

0 Komentar