oleh

PSI: Pemotongan Insentif Nakes adalah Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

DEPOK – Meski sudah diklarifikasi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok terkait dugaan kasus pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes), DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok menilai ada problem besar di balik itu yang perlu dikuak.

Wakil Ketua Umum DPD PSI Kota Depok, Icuk Pramana Putera mengatakan dengan adanya beberapa kasus yang muncul belakangan, mulai dari kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok hingga yang terbaru dugaan kasus pemotongan dana insentif nakes menunjukkan adanya karut-marut tata kelola keuangan dan pemerintahan di Kota Belimbing itu.

Baca Juga:  Kepala BKD Optimis PBB-P2 Capai Target

“Dalam beberapa bulan ini karut-marut mengenai pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta kehidupan bermasyarakat di Kota Depok menjadi sorotan publik nasional seakan-akan tidak ada hal positif yang terjadi di Kota Depok,” kata Icuk kepada Jabar Ekspres, Kamis (6/5).

Icuk mengaku, setelah mendengar adanya masalah terkait insentif nakes dalam masa pandemi yang dipotong ini seperti bagian kecil dari bongkahan gunung es.

Baca Juga:  PSI Pertanyakan Keseriusan Pemkot Bangun Kota Depok

“Persoalan ini baru muncul setelah hanya berselang beberapa hari laporan yang sama (dugaan korupsi) terjadi di Dinas Damkar,” ujar Icuk.

Dengan adanya kasus ini, lanjut Icuk, Depok seakan menjadi sorotan publik tentang segala keburukan dan kejelekan yang terkait di dalamnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga