oleh

Masih di Bawah Umur, Status Muncikari Prostitusi Anak di Tebet

JAKARTA – Polda Metro Jaya mengungkapkan tujuh orang yang diamankan lantaran diduga sebagai muncikari dan joki praktik prostitusi anak di Tebet, Jakarta Selatan, juga berstatus anak di bawah umur.

“Tujuh (muncikari dan joki) kasus tetap berjalan, tetap lanjut tetapi kita wajib laporkan karena anak di bawah umur,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta Selatan, Jumat.

Yusri mengatakan tujuh anak tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka namun tidak ditahan karena ketujuhnya masih di bawah umur.

Baca Juga:  Belasan Anak di Bawah Umur Terlibat Praktik Prostitusi, Ternyata ini Motifnya

“Iya (tersangka), tetapi karena anak di bawah umur (tidak ditahan),” tambahnya.

Adapun dasar hukum yang digunakan untuk menjerat ketujuh tersangka tersebut adalah Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Kitab-Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kita persangkakan UU Perlindungan Anak, KUHP dan UU ITE juga di sini karena diperjualbelikan, dipromosikan, di media sosial yang ada,” katanya.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi daring anak di sebuah hotel di Tebet, Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Belasan Anak di Bawah Umur Terlibat Praktik Prostitusi, Ternyata ini Motifnya

Penggerebekan hotel digunakan untuk praktek prostitusi tersebut dilakukan pada Rabu (21/4) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Modus operandinya menawarkan PSK anak dengan menggunakan aplikasi media sosial,” kata Yusri.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga