oleh

Ketua KNPI: Abu Janda Tidak Berintelektual, Modal Bacot, Namun Paling Susah Dipenjarakan

JAKARTA – Kasus ujaran kebencian dan SARA yang dilakukan oleh pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda hingga kini belum ada kejelasan. Padahal Abu Janda telah diperiksa sebanyak 2 kali oleh Bareskrim Polri.

Ketua DPP KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Haris Pertama yang mempolisikan kasus tersebut, nampak kecewa. Dia menilai, Abu Janda adalah orang yang paling susah untuk ditahan polisi.

“Permadi  Abu Janda Mungkin memang manusia yang paling susah di muka bumi ini untuk di tahan dalam penjara,” cuit Haris Pertama di Twitter-nya, Kamis (8/4).

Dia mengatakan, Abu Janda tidak memiliki kualitas intelektual. Hanya modal berkoar menyerang para pengkritik di media sosial.

“Tidak berintelektual, hanya modal bacot, yang penting jajar semua orang-orang yang kritis. Lalu terima bayaran. Mau jadi apa negara ini jika hal-hal seperti dibiarkan,” cetus Haris Pertama.

Sementara itu, akun Twitter @permadiaktivis1 milik Abu Janda kini tak bisa diakses. Akun tersebut yang dia pakai untuk mengolok Islam dengan sebutan Islam arogan. Tak hanya itu dia juga menyindir tokoh Papua Natalius Pigai dengan sindiran bernada SARA.

“Akun twitter @permadiaktivis1 sudah dihapus atau dihilangkan. Mungkin dia merubah nama akun atau membuat akun baru. Tapi yang jelas, bahwa semua BuzzerRP harus dilawan, karena mengancam persatuan dan kesatuan bangsa,” ucap Haris Pertama.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga