oleh

ARM Desak Polda Jabar Lakukan Penyelidikan Atas Dugaan Penyelewengan Hibah Aset Stadion Bima Kota Cirebon

BANDUNG – Polemik proses hibah aset Stadion Bima Kota Cirebon kepadà Universitas Sunan Gunung Jati (Uswagati) terus disorot publik.

Bahkan penggiat anti korupsi yang tergabung ke dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) sudah membuat laporan aduan tertulis ke Ditreskrimsus Polda Jabar.

“Jadi kami membuat laporan ini dengan didukung perwakilan berbagai ormas agar kasus pinjam pakai dalam bentuk hibah stadion Bima Kota Cirebon segera diusut dan dilakukan penyelidikan,”kata Mujahid ketika ditemui Jabarekspres.com, Jumat (26/3).

Untuk itu, pihaknya mendesak agar aparat penegak hukum segara menyelidiki kasus itu. Sebab, jika masih lambat maka sejumlah aktivis penggiat anti korupsi qkan turun ke jalan untuk melakukan unjuk rasa.

Para aktivis penggiat anti korupsi akan bersama-sama mengawal laporan tersebut agar proses hukum yang nanti dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mujahid mengatakan, ada kekhawatiran dari para aktivis penggiat anti korupsi jika laporan dari ARM tersebut tidak ditindaklanjuti. Sehingga, pihaknya meminta dan mendesak agar proses hukum segera dilakukan.

“Semuanya sudah jelas dan terang benderang, unsur kerugian negaranya ada, pelanggaran hukum atas perijinan bangunannya nyata bahkan dugaan adanya unsur gratifikasi juga ada,”ujar Mujahid.

Diberitakan sebelumnnya, permasalahannya berawal ketika lahan Stadion Bima merupakan laham milik Pertamina yang di hibahkan kepada Pemerintahan Kota Cirebon dengan luas tanah 161.193 meter persegi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga