Diskar PB Akui Kekurangan Anggaran Operasional

Diskar PB Akui Kekurangan Anggaran Operasional
ILUSTRASI PADAMKAN API: Sejumlah petugas Damkar Kota Bandung saat memadamkan api yang meludeskan bangunan beberapa waktu lalu.
0 Komentar

“Ke depan, memang tantangannya mungkin semakin berat ditandai dengan semakin banyaknya populasi warga,” ujar Oded.

Ia mengungkapkan, Diskar PB dituntut untuk lebih profesional demi menjawab tantangan tersebut. Menurutnya, profesionalitas dan kemandirian kerja harus terus ditingkatkan dan dimiliki oleh Diskar PB.

“Sebagaimana arahan pak Gubernur, bahwa ke depan Diskar PB harus mengedepankan profesionalisme, proporsional, dan mandiri dalam melayani masyarakat, pesan dari menteri juga untuk mewujudkan profesionalisme, damkar harus mandiri,” ungkapnya.

Baca Juga:Cegah Laju Penularan Covid-19, Kecamatan Astanaanyar Gencarkan Woro-woro Protokol Kesehatan 5MTerkait PTM, Pemerintah Kota Bandung Terus Matangkan Persiapan

Oded menambahkan, untuk menunjang kinerja Diskar PB, pihaknya akan terus mengupayakan memenuhi kebutuhan operasional. Menurutnya, hal tersebut akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia di Pemkot Bandung.

“Tentunya Diskar PB lebih bagus, profesional dan insya allah kita akan lengkapi berbagai fasilitas yang d‎ibutuhkan Diskar PB sesuai kemampuan anggaran,” ungkapnya.

“Kalau soal insentif kita selalu perhatian kita memang sudah secara komprehensif, Diskar Satpol PP, semua dinas yang terdepan yang risiko tinggi sudah kita perhatikan kita proporsional,” tambahnya.

Oded berharap, masyarakat kota Bandung juga dapat berpartisipasi aktif dalam menekan potensi kebakaran. Menurutnya, kebakaran di Kota Bandung dinilai terjadi akibat kelalaian dari masyarakat.‎

“Mang Oded mengimbau agar yang namanya musibah kebakaran ini, biasanya terjadi karena hal hal yang sepele, misalnya tentang kompor, listrik kabel semrawut, mari kita sama-sama berhati-hati,” pungkasnya. (ayu)

0 Komentar