oleh

Cabut Perpres Miras, GPK Soroti Barisan Pembisik Jokowi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencabut Perpres tentang minuman keras (miras). Keputusan tersebut mendapat banyak respon positif. Salah satunya dari Gerakan Pemuda Kabah (GPK).

Ketua Umum GPK, Andi Surya Wijaya Ghalib mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo mendukung keputusan Jokowi tersebut. Menurutnya, Perpres tersebut sudah menimbulkan perdebatan publik.

“Presiden Jokowi merespon cepat aspirasi umat Islam yang menginginkan agar tidak ada legalisasi minuman keras di Indonesia. Langkah ini perlu kita apresiasi bersama,” kata Andi dalam keterangan tertulis dilansir dari jawapos.com, Selasa (2/3).

Dicabutnya lampiran soal miras dalam Perpres tersebut menandakan bahwa presiden telah mendengarkan aspirasi umat. Ia yakin nantinya Jokowi akan lebih hati-hati dalam mengambil kebijakan. Ia juga meminta para pembantu presiden untuk tidak memberikan masukan yang salah.

“Para menteri dan pimpinan badan negara tidak boleh salah dalam memberi masukan yang salah kepada Presiden Jokowi. Sehingga kebijakan yang diambil pemerintah pun tidak salah,” jelas Andi.

Andi menilai tidak boleh ada kompromi terkait dilegalkannya minuman keras di Indonesia, karena dianggap berbahaya dan berdampak buruk. Menurutnya, akibat miras kecelakaan meningkat, pembunuhan mudah terjadi, begitu juga dengan pemerkosaan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga