6.000 Calon Petani Milenial di Jabar Sudah Mendaftar

Sereh wangi dan jahe merah menjadi komoditas yang sudah disiapkan untuk melaksanakan program Petani Milenial di Jawa Barat.
Sereh wangi dan jahe merah menjadi komoditas yang sudah disiapkan untuk melaksanakan program Petani Milenial di Jawa Barat.
0 Komentar

Jafar menyebutkan, dari pengalaman, petani burung puyuh dapat balik modal (break event point) pada bulan kesembilan.

“Petani milenial ini peluang di masa pandemi, pertanian sangat dibutuhkan dalam situasi apapun karena urusan makan tidak bisa ditunda- tunda,” tutur Jafar.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jabar Ajat Sudrajat menuturkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan 5.000 petani milenial dapat terjaring pada pilot project ini.

Baca Juga:Hati-Hati Modus Pencurian Baru! Pura-Pura Memborong Belanjaan dan Sibukkan Korban, HP dan Uang Tunai untuk Santunan Raib Dicolong PelakuLatihan Gabdika Kota Bandung di Masa Pandemi

“Salah satu persyaratan (teknis) adalah dia harus punya pengalaman dengan pertanian minimal empat bulan. Karena ini kaitanya dengan kredit, risikonya akan tinggi jika modal disalurkan ke orang yang belum pernah mengenal pertanian sama sekali,” ujarnya.

Menurut Ajat, pihaknya untuk tahap pertama ini akan mengarahkan petani milenial ini untuk membudidayakan jagung, Ubi Jepang. Jagung dan Ubi Jepang dipilih sebagai komoditas andalan karena memiliki nilai ekonomis tinggi.

0 Komentar