Sementara itu, David Lipson, seorang jurnalis ABC News yang pernah bertugas di Indonesia mengungkapkan keprihatinannya atas situasi ini. Ia menuliskan di akun Twitter @davidlipson
“Sama seperti kudeta yang lebih luas itu sendiri, konvoi militer yang bergulir ke ibu kota Myanmar terjadi di depan mata, tanpa perlawanan, sementara dunia terdistraksi oleh hal-hal lain,”katanya.
