oleh

Tenang Aja Bun, Faktanya Pria Tak Benar-benar Mau Serius dengan Selingkuhan

BANDUNG – Konon, lambat laun, intrik perselingkuhan akan selalu ada dalam bahtera rumah tangga. Bahkan, banyak pria yang tergoda untuk mengkhianati pasangannya dengan jalan bermain api di belakang.

Perselingkuhan sering kali juga menjadi penyebab hancurnya rumah tangga seseorang. Psikolog Dr Sam J Buser, yang juga penulis The Guys-Only Guide, mengatakan, umumnya perempuan mulai menanyakan pasangan selingkuhnya mengenai arah hubungan. Padahal, kebanyakan pria jelas hanya ingin berselingkuh dan tak ingin membawa hubungan ke tahapan yang lebih serius.

Baca Juga:  Khofifah Bertemu Ridwan Kamil, Persiapan Pilpres?

Simak hasil risetnya:

  1. Perselingkuhan bukan untuk hubungan jangka panjang.

Sejumlah riset menunjukkan, perselingkuhan nyaris tak pernah berubah menjadi hubungan jangka panjang. Hanya satu dari 10 perselingkuhan yang kemudian berubah menjadi komitmen serius.

 

  1. Perselingkuhan bukan hubungan nyata

Banyak pria yang meninggalkan karier, anak, dan keluarga demi mengejar perempuan seksi yang menjadi pasangan selingkuhnya. Pria menyadari bahwa berselingkuh hanya membawa hidupnya makin tak terarah. Perselingkuhan menjadi pelarian dari kondisi pernikahan yang kacau.

Baca Juga:  Meski Sempat Muncul Kasus Efek Samping 'Seperti Stroke', Thailand Tetap Pilih Vaksin Sinovac

 

  1. Anak-anak tak akan menyetujui pasangan selingkuh

Pria cenderung tak melanjutkan perselingkuhan menjadi hubungan berkomitmen karena meyakini anak-anaknya tak akan menerima pasangan selingkuhnya. (genpi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga