Untuk pembelajaran daring bagi sekolah yang belum diizinkan, kata Harjono, pihaknya juga sedang membuatkan tutorialnya sebagai panduan bagi sekolah, siswa maupun orang tua siswa.
Dia pun berharap siswa yang sekolahnya diizinkan melaksanakan KBM tatap muka tidak menggunakan transportasi umum saat menuju sekolan. Hal tersebut dilakukan sebagai pencegahan COVID-19.
”Sebaiknya siswa diantar dan jemput orang tua biar tidak pergi kemana saja pas selesai sekolah. Diusahakan agar siswa langsung pulang,” tandasnya.
Baca Juga:Terbakar Api Cemburu, di Subang Seorang Suami Lakban Istri Kemudian DibunuhBawaslu Jabar Tuntaskan Kasus Bagi-bagi Uang
Terpisah, Kepala SMP Negeri 1 Kota Cimahi, Asep Suryana mengatakan, sebagai persiapan sekolah tatap muka ditengah pandemi Covid-19 ini, pihaknya sudah menyiapkan tiga tim. Dari mulai tim akademik, tim saran dan prasarana hingga tim rencana tindak apabila terjadi penularan Covid-19.
”Kami juga sudah membuat trek yang harus dilalui siswa. Kemudian memberi tanda di setiap kelas mana yang harus diduduki dan mana yang tidak boleh diduduki. Ada meja yang sudah ditandai begitu juga ruang gerak edar guru,” singkatnya.(mg3/ziz).
