oleh

Ibadah Umrah di Masa Pandemi Dibuka, Jamaah Harus Lakukan Karantina

PADALARANG – Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengeluarkan regulasi khusus terkait jemaah Indonesia yang hendak melaksanakan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19.

Kepala Kemenag KBB, Ahmad Sanukri menjelaskan, regulasi dan pedoman keberangkatan umrah telah tertera pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 719 tahun 2020.

Hal tersebut sebagai respon terhadap kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang telah memperkenankan jamaah di luar negaranya untuk melaksanakan ibadah umroh.

“Alhamdulillah sekarang masyarakat kembali bisa menjalankan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 dengan regulasi khusus yang kita terbitkan,” kata Sanukri, Selasa (3/11).

Salam regulasi tersebut diatur beberapa poin penting terkait pelaksanaan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19 seperti pembatasan usia jemaah minimal 18 sampai maksimal 50 tahun.

“Selain itu juga tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid dan wajib memenuhi ketentuan Kemenkes RI. Karena syarat-syarat itu kan untuk menghindarkan penularan Covid-19,” terangnya.

Masyarakat yang hendak menjalankan ibadah umroh juga harus menyertakan surat keterangan bukti bebas dari Covid-19 yang sudah terverifikasi Kemenkes dan berlaku 72 jam sejak pengambilan sampel hingga waktu keberangkatan.

“Jika jemaah tidak dapat memenuhi persyaratan bukti bebas Covid-19, maka keberangkatannya ditunda sampai dengan syarat tersebut terpenuhi,” katanya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga