oleh

Warga Minta Pembebasan Lahan PLTA Upper Cisokan Segera Diselesaikan

NGAMPRAH – Proyek pembangunan bendungan untuk PLTA Cisokan Hulu atau Upper Cisokan di Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menyisakan pembebasan lahan warga yang belum tuntas.

Lantaran belum selesai dan tak kunjung mendapat kejelasan, sejumlah warga yang terdampak secara langsung juga menuntut PLN segera merampungkan pembebasan lahan sebelum proyek dilanjut.

Lahan yang terdampak meliputi lahan milik warga, tanah kas desa atau tanah carik, dan sebagian tanah Perhutani. Hingga saat ini, pembebasan lahan untuk PLTA Cisokan Hulu pun belum juga rampung.

Baca Juga:  Among Us Akan Hadir di Sony PlayStation

Tercatat ada enam desa yang terdampak proyek PLTA Upper Cisokan. Dua desa di Kecamatan Cipongkor yakni Desa Cikambu dan Desa Sirnagalih, serta empat desa di Kecamatan Rongga.

“Empat desa di Rongga itu, Cicadas, Sukaresmi, Cibitung dan Bojongsalam itu yang terdampak langsung karena wilayahnya terkena langsung pembebasannya,” ungkap Camat Rongga, Agus Rudiyanto, Rabu (21/10).

Persoalan pembebasan lahan ini sudah berlangsung sejak lama. Hingga saat ini, warga tak kunjung mendapatkan kejelasan kapan dan bagaimana proses pembebasan lahan yang terdampak proyek.

Baca Juga:  Mewakili Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sumedang dan Sukabumi Raih Penghargaan SAKIP RB Award 2020

“Para kades menyampaikan aspirasinya baik itu infrastruktur, jalan, tanah kas desa dan hak lain masyarakat yang memang saat ini belum selesai. Intinya kita meminta kapan pihak PLN mau membereskannya. Kita para kepala desa ingin kejelasan,” kata Agus.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga